Bersholawat kepada Rasulullah
sangat dianjurkan untuk kita, untuk mendapatkan syafa’atnya dihari esok. Namun
ada hari istimea nih teman buat bersholawat. Kapankah itu?
Inilah Jawabnya, semoga bermanfaatShalawat adalah doa yang istimewa. Hari Jum’at juga adalah hari yang istimewa. Ketika keduanya digabungkan, hasilnya adalah sebuah doa yang amat istimewa.
قال رسول الله
صلى الله عليه
وسلم أَكْثِرُوا مِنَ
الصَّلَاةِ عَلَيَّ فِي
يَوْمِ الْجُمْعَةِ ولَيْلَةِ الْجُمْعَةِ فَمَنْ فَعَلَ ذَالِكَ كُنْتُ لَهُ
شَهِيْداً وَ شَفِيْعاً يَوْمَ الْقِيَامَةِ –البيهقي
Rasulullah Shalallahu Alaihi
Wasallam bersabda,”Banyaklah bershalawat kepadaku di hari Jumat
dan malam Jumat. Barang siapa melakukan hal itu, maka aku menjadi saksi dan
pemberi syafa’at baginya di hari kiamat.” (Al Baihaqi)Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi)
Hari jum’at adalah sayyidul
ayyaam (pemimpin hari) dan hari yang paling agung dan paling utama di sisi
Allah Subhanahu wa Ta'ala. Pada hari yang mulia dan agung ini kita
diperintahkan untuk memperbanyak shalawat untuk manusia yang paling mulia dan
agung, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ
"Sesungguhnya
di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam
diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan
terjadi kematian seluruh makhluk. Oleh karena itu perbanyaklah shalawat di hari
Jum'at, karena shalawat akan disampaikan kepadaku…." (HR. Abu Dawud,
Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan al Hakim dari hadits Aus bin Aus)
Memperbanyak shalawat
untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada hari Jum'at yang menjadi
sayyidul ayyam menunjukkan kemuliaan pribadi beliau shallallahu 'alaihi
wasallam sebagai sayyidul anam (pemimpin manusia).
Shalawat termasuk
ibadah yang paling afdhal. Dan dilaksanakan pada hari Jum'at jauh lebih utama
daripada dilaksanakan pada hari selainnya, karena hari Jum'at memiliki
keistimewaan dibandingkan hari yang lain. Dan melaksakan amal yang afdhal pada
waktu yang afdhal adalah lebih utama dan lebih bagus. (lihat 'Aunul Ma'bud:
2/15)
Setiap kebaikan yang
diperoleh seorang hamba dalam urusan diennya adalah berkat jasa Nabi shallallahu
'alaihi wasallam. Beliau telah berjuang dengan sungguh-sungguh untuk
mendakwahkan dan menyebarkan Islam. Berkat kerja keras beliau dalam dakwah,
kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian dan tantangannya, Islam bisa
sampai kepada kita. Sebagai bentuk syukur dan terima kasih kita kepada beliau,
Allah perintahkan bershalawat untuk beliau shallallahu 'alaihi wasallam.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya
Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan
kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)
Bagaimana
Kawan? Tertarik untuk mencoba ?


