Bismillah...
Kawan-kawan yang dirahmati Allah kita ketahui bahwa tidur adalah pekerjaan yang
paling enak di dunia. Dewasa ini, tidur juga membawa masalah. Terlalu lama
tidur dan kekurangan tidur juga tak baik bagi kesehatan kita. Dampaknya, aktifitas
juga bisa terganggu karena hal ini. Kalau begini siapa dong yang disalahkan?
Tentu kita sendirilah yang tahu solusinya. Nah, dalam kesempatan kali ini saya
akan membahas tata cara yang tidur yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad SAW.Happy Reading dan semoga bermanfaat ...
1. Berwudhu Sebelum Tidur
Berwudhu
sebelum tidur, kebiasaan Rasulullah sebelum pergi tidur. Berwudhu sebelum tidur
membuat tidur kita dalam keadaan suci. Kita tidak tahu kapan kita dipanggail
oleh Allah. Siapa tahu kalau kita dipanggil dalam keadaan tidur. Alangkah
Khusnul Khotimah nya kita jiaka kita dipanggil oleh Allah dalm keaadan suci.
Tidur kita pun tidak diganggu oleh setan. Kita ketahui bahwa setan terus
menerus menggangu dan menggoda kita walaupun itu dalam keadaan tidur. Dan setan
pun akan menjauh apabila kita dalam keadaan suci.
Inilah hadist yang menganjurkan
kita berwudhu sebelum tidur“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).
2. Mengibaskan Tempat Tidur Sebelum Tidur
Sebelum
tidur, hendaknya mengibaskan tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari
kotoran). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW : “Jika salah seorang di
antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan
tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘bismillah’, karena ia
tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Al Bukhari No. 6320,
Muslim No. 2714, At-Tirmidzi No. 3401 dan Abu Dawud No. 5050).
3.
Posisi Tidur Yang Baik adalah Miring disebelah kanan
Mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan
(rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan. Sesuai hadist
Rasulullah “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu” (H.R Bukhari dan
Muslim)
“Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah
pipi kanannya.” (HR. Abu
Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No.
2350).
Menurut Ibnu Qoyim, “Tidur pada sisi kanan dianjurkan
dalam islam agar seseorang tidak kesusahan bangun sholat malam. Tidur pada sisi
kanan lebih bermanfaat pada jantung, sedangkan tidur pada sisi kiri berguna
bagi badan, tetapi membuat seseorang semakin malas”
Untuk posisi tidur, sebaiknya
posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan). Tidak
menjadi masalah jika pada saat tidur nanti posisi kita berubah ke atas sisi
kiri. Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh: “Berbaringlah di atas rusuk
sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710). 4. Meniup kedua telapak tangan
Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat al
Ikhlas, Al Falaq, dan An Nass setiap surat 1satu kali, kemudian mengusapkan
kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Sebaimana
yang dikatakan Aisya ra “ Nabi SAW ketika berada di tempat tidur disetiap
malam beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangannya
ditiup dan dibacakan Qul huwallahu ahad, Qul a’udzubirobil falaq, dan Qul
a’udzubirobbinnas kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada
anggota tubuh yang mampu dijangkau dan kepala, wajah, dan tubuh bagian depan.
Beliau melakukan yang demikian sebnyak tiga kali.” (H.R Bukhari)
5. Membaca Al qur’an untuk
menenangkan hati dan pikiran daripada sekedar mendengar kan music.
6. Membaca do’a sebelum
tidur
Dari Abu Hurairah berkata “Apabila Nabi SAW hendak tidur
ia mengucapkan “Bismika Allahumma amutu wa ahya” (Dengan nama-Mu Ya Allah aku mati
dan aku hidup). Dan apabila bangun tidur beliau mengucapkan “Alhamdulillahil
ladzi ahyana ba’da ma amatama wa ‘ilahinusyur” (segala puji bagi Allah uang
telah menghidupkan kami setelah mematika kami dan kepada-Nya tempat kembali).” (H.R Bukhari)
7. Sebisa mungkin membiasakan tidur diawal malam (tidak sering begadang).
Jika tidak ada
kepentingan yang bermafaat. Diriwayatkan dari Abu hurairah berkata, “Rasulullah
Saw. Membenci tidur sebelum sahalat isay’ dan berbincang (yang tidak
bermanfaat) setelahnya.” (H.R Bukhari)
8. Hendaknya mengibaskan
tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari kotoran) ketika hendak tidur.
Rasulullah bersabda ; Jika salah seorang diantara
kamu kan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat
tidurnya dengan kain tersebut smabil mengucapkan “bismillah” karena ia tidak
tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi” (H.R Bukhari, Muslim, Turmudzi,
dan Dawud)
Nah, bagaimana kawan? Alangkah baiknya kjika kita
mengamalkan adab-adab sebelum tidur diataas. Dengan demikian tidur kita semakin
berkualitas dan bernilai ibadah.


0 komentar:
Posting Komentar