Kamis, 05 Februari 2015

Tidur bermanfaat ala Syari'at




Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5VqzDq9sIjWgP-d1Dp4OIo3F9JP3Fp6iuYrmE7n-B_i34TRP5lkk8GiC7wlCRidgc_o2pCfPhOs9qYbvwRwSgk_n3gTps8twb3Rt_owzyid7jM-ijAJY9KX8YR3U7IPXgCnO6eIcV7mo/s1600/5.jpg

 Bismillah...
Kawan-kawan yang dirahmati Allah kita ketahui bahwa tidur adalah pekerjaan yang paling enak di dunia. Dewasa ini, tidur juga membawa masalah. Terlalu lama tidur dan kekurangan tidur juga tak baik bagi kesehatan kita. Dampaknya, aktifitas juga bisa terganggu karena hal ini. Kalau begini siapa dong yang disalahkan? Tentu kita sendirilah yang tahu solusinya. Nah, dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tata cara yang tidur yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad SAW.
Happy Reading dan semoga bermanfaat ...

1.     Berwudhu Sebelum Tidur
Berwudhu sebelum tidur, kebiasaan Rasulullah sebelum pergi tidur. Berwudhu sebelum tidur membuat tidur kita dalam keadaan suci. Kita tidak tahu kapan kita dipanggail oleh Allah. Siapa tahu kalau kita dipanggil dalam keadaan tidur. Alangkah Khusnul Khotimah nya kita jiaka kita dipanggil oleh Allah dalm keaadan suci. Tidur kita pun tidak diganggu oleh setan. Kita ketahui bahwa setan terus menerus menggangu dan menggoda kita walaupun itu dalam keadaan tidur. Dan setan pun akan menjauh apabila kita dalam keadaan suci.
Inilah hadist yang menganjurkan kita berwudhu sebelum tidur
 “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).
2.    Mengibaskan Tempat Tidur Sebelum Tidur
Sebelum tidur, hendaknya mengibaskan tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari kotoran). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW : “Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘bismillah’, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Al Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, At-Tirmidzi No. 3401 dan Abu Dawud No. 5050).
3.    Posisi Tidur Yang Baik adalah Miring disebelah kanan
Mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan. Sesuai hadist Rasulullah “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu” (H.R Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350).
Menurut Ibnu Qoyim, “Tidur pada sisi kanan dianjurkan dalam islam agar seseorang tidak kesusahan bangun sholat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung, sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan, tetapi membuat seseorang semakin malas”
Untuk posisi tidur, sebaiknya posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan). Tidak menjadi masalah jika pada saat tidur nanti posisi kita berubah ke atas sisi kiri. Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).
4. Meniup kedua telapak tangan
Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nass setiap surat 1satu kali, kemudian mengusapkan kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Sebaimana yang dikatakan Aisya ra “ Nabi SAW ketika berada di tempat tidur disetiap malam beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangannya ditiup dan dibacakan Qul huwallahu ahad, Qul a’udzubirobil falaq, dan Qul a’udzubirobbinnas kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dan kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebnyak tiga kali.” (H.R Bukhari)

5. Membaca Al qur’an untuk menenangkan hati dan pikiran daripada sekedar mendengar kan music.
6. Membaca do’a sebelum tidur
          Dari Abu Hurairah berkata “Apabila Nabi SAW hendak tidur ia mengucapkan “Bismika Allahumma amutu wa ahya” (Dengan nama-Mu Ya Allah aku mati dan aku hidup). Dan apabila bangun tidur beliau mengucapkan “Alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatama wa ‘ilahinusyur” (segala puji bagi Allah uang telah menghidupkan kami setelah mematika kami dan kepada-Nya tempat kembali).”  (H.R Bukhari)
7. Sebisa mungkin membiasakan tidur diawal malam (tidak sering begadang).
 Jika tidak ada kepentingan yang bermafaat. Diriwayatkan dari Abu hurairah berkata, “Rasulullah Saw. Membenci tidur sebelum sahalat isay’ dan berbincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (H.R Bukhari)
8. Hendaknya mengibaskan tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari kotoran) ketika hendak tidur.
Rasulullah bersabda ; Jika salah seorang diantara kamu kan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut smabil mengucapkan “bismillah” karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi” (H.R Bukhari, Muslim, Turmudzi, dan Dawud)
          Nah, bagaimana kawan? Alangkah baiknya kjika kita mengamalkan adab-adab sebelum tidur diataas. Dengan demikian tidur kita semakin berkualitas dan bernilai ibadah.

0 komentar:

Posting Komentar